Tuesday, April 10, 2012

Masa Untuk Tidur....




Lama dah ummi tak rakam gambar dua beradik ni tidur.....sekarang ni Abrisam jarang-jarang nak tidur siang hari...sibuk menonton cartoon dan main-main je...

Kecuali betul-betul penat baru lah tidur siang...

Jika Suatu Saat Nanti Kau Jadi Ibu

http://www.salimah.or.id/jika-suatu-saat-nanti-kau-jadi-ibu-2/

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, ketahuilah bahwa telah lama umat menantikan ibu yang mampu melahirkan pahlawan seperti Khalid bin Walid. Agar kaulah yang mampu menjawab pertanyaan Anis Matta dalam Mencari Pahlawan Indonesia: “Ataukah tak lagi ada wanita di negeri ini yang mampu melahirkan pahlawan? Seperti wanita-wanita Arab yang tak lagi mampu melahirkan lelaki seperti Khalid bin Walid?”

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Asma’ binti Abu Bakar yang menjadi inspirasi dan mengobarkan motivasi anaknya untuk terus berjuang melawan kezaliman. “Isy kariman au mut syahiidan! (Hiduplah mulia, atau mati syahid!),” kata Asma’ kepada Abdullah bin Zubair. Maka Ibnu Zubair pun terus bertahan dari gempuran Hajjaj bin Yusuf as-Saqafi, ia kokoh mempertahankan keimanan dan kemuliaan tanpa mau tunduk kepada kezaliman. Hingga akhirnya Ibnu Zubair syahid. Namanya abadi dalam sejarah syuhada’ dan kata-kata Asma’ abadi hingga kini.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya. Saat itu sang anak masih remaja. Usianya baru 13 tahun. Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar. Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih. Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain. Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an. Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu. Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah. Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu. Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah Imam Ahmad.
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya. Seperti Ummu Habibah. Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya. Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya: “Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu. Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu. Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya. Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, amin!”. Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi’i.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman. Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu. “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram…”, katanya memotivasi sang anak. “Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam masjidil haram…”, sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan. Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani. Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama Abdurrahman As-Sudais.

Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses. Dan kau menanamkan keyakinan yang sama pada anakmu. Seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan “Kamar DR. Zewail” di pintu kamar anak itu. Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri. Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail seorang doktor. Bukan hanya doktor, bahkan doktor terkemuka di dunia. Dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999.
Jika suatu saat nanti kau jadi ibu, sebelum itu aku kini mengucapkan padamu -dan pada seluruh ibu- “selamat hari ibu”. [Muchlisin]
Sumber BeDa
Posted by Ade Permana

Kereta Polis From Abi..



Abi hantar ke klinik..balik dari klinik dapat upah kereta polis....abang yang tengah demam dah macam tak demam lagi...

Monday, April 9, 2012

Aktiviti Sempena PH





Aktiviti anak-anak kalau tak keluar..... rumah pun dah jadi macam tongkang pecah.... layan je lah....


Pas boring2 main.... belajar lah konon2....



Sessi belajar lagi.... bandingkan gambar dan bentuk haiwan...



Sessi gaduh lagi.... kes si abang tak nak bg adik lah tu....




Lepas main, belajar, gaduh....sessi kemas balik....sempat lah posing2...






Upah sebab dah kemas rumah...

(Aktiviti masa public holiday sempena good friday....)

Ke Kelas Mengaji....

Sempat ambil gambar dua beradik ni before ke kelas mengaji Sabtu lepas...

To my sons...Abrisam & Hafiz...My love and duty to you is solely for Allah and Allah alone I ask forgiveness if I have failed to teach you to be good muslims.....Whatever happen I will always love you....More than you know...more than word can say..My doa for you will never stop...and I am always asking Allah to guide me....to be a good mother..


(Moga Allah kabulkan doa ummi supaya anak-anak ummi menjadi "HAFIZ"..Ameen...)

Monday, April 2, 2012

Mama Saya Lapar...

Ummi dah khatam baca buku ni minggu lepas....Alhamdulillah banyak ilmu yang berguna !!!.. Terutama sekali tips nak pujuk anak makan sayur dan buah... kena ada ilmu... tak rugi belajar...

Anak-anak ummi sebelum ini sangatlah susah nak makan sayur, buah, ayam,ikan,daging...minggu lepas senang pulak pujuk untuk makan benda-benda tu... memang pelaburan yang berbaloilah memiliki buku tulisan Wardina tu...

Abrisam percaya dengan makan sayur,daging, buah dia akan menjadi besar dan kuat... ummi fokus Abrisam terlebih dahulu..sebab Hafiz memang cenderung untuk 'meniru' abangnya... apa-apa je tak kira perangai, cakap dia akan 'copy' 'paste' abangnya...

Macam minggu lepas ummi masak bebola daging dan sayur sawi.. Abrisam makan, so tak ada masalah untuk ummi pujuk Hafiz makan juga...

Lepas ni semangatlah ummi masak untuk anak-anak...

New Toys From Abi



Happy dua beradik ni...dapat toys daripada Abi....memanglah anak kesayangan abi ... kalau ummi lambat sikitlah nak beli toys2 ni...ummi prefer beli baju, buku and makanan... toys2 macam ni abi yang selalu layan...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...